Teknologi Informasi
Teknologi Informasi adalah istilah umum yang
menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat,
mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI
menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data,
suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa
komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga
elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).
Peranan Teknologi Informasi Pada Masyarakat Indonesia
Perkembangan Teknologi Informasi adalah sesuatu yang
menggembirakan. Namun perkembangan rupanya tidak lepas dari cacat yang
melekat pada manusia, dan pada segala sesuatu yang keluar dari buah
tangannya, terutama dalam soal pendidikan di perguruan tinggi. Cacat
tersebut membuat saya tertarik untuk merefleksikan dampak
multidimensional dari penggunaan TI yang canggih di dalam proses
pembelajaran. Pertanyaan yang akan coba dijawab di dalam tulisan singkat
ini adalah, bagaimana bentuk teknologi informasi, dalam hal ini TI,
yang baik, yang mampu membebaskan manusia dari belenggu kebodohan dan
kemiskinan, serta sungguh efektif memberdayakan bangsa di dalam proses
pendidikan.
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis
Dalam dunia bisnis peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi
dimanfaatkan untuk perbisnisan secara elektronik atau dikenal sebagai
E-Commerce (e-bisnis) atau perbisnisan elektronik. E-Commerce adalah
perbisnisan menggunakan jaringan komunikasi internet.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan
e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup
juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan
pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-bisnis juga memerlukan
teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat
elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti
halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-bisnis
ini.
E-bisnis pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat
pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan
periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester,
perbisnisan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar
pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu,
pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat
diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar